Jumat, 11 Maret 2011

Bertobatlah !

Kali ini saya ingin mengajak teman2 untuk membaca suatu kisah yang akan mengubahkan hidupmu ! Saya tidak menulis blog tersebut, tapi biarlah kisah ini menjadi suatu pembaharuan bagi hidup teman2. Dan saya sarankan untuk terus membaca sampai akhir. Terima kasih (pembacaan ada di link bawah)

http://jesusisloveus.blogspot.com/2011/03/kesaksian-18-persiapan-dirimu-untuk.html
atau
klik disini

Senin, 14 Februari 2011

My Valentine



Baru saja saya melewati valentine's day, dimana banyak orang yang merayakan bersama orang-orang yang dikasihinya. Valentine's day menjadi suatu ajang menunjukkan/membuktikan kasih sayang kita kepada orang-orang disekitar kita. Kasih sayang yang tidak hanya ditujukan kepada pasangan kita melainkan kepada orangtua, teman, dan lainnya.

Tetapi tidak sedikit juga orang-orang yang justru merasa sedih pada hari valentine hanya karena tidak memiliki pasangan. Saat saya melihat hal ini, saya mencoba merefleksikan hal ini pada diri saya, dimana sudah 21tahun lebih saya hidup dan saya MASIH belum pernah memiliki pasangan dalam hidup saya. Tetapi mengapa saya tidak pernah terlalu khawatir akan hal ini?! Saya tahu bahwa saya bukan gay. LOL. Saya juga bukan "tidak laku". hehehe. Tetapi saya menyadari bahwa saya tahu yang terbaik akan Tuhan berikan saat kita benar-benar siap. Kasihilah Tuhan kita terlebih dahulu, agar kita tahu bagaimana kasih itu sebenarnya, karena hanya melalui Dia-lah kita belajar tentang kasih. Selama kita belum memiliki pasangan, kita bisa belajar untuk mengasihi orang-orang disekitar kita terlebih dahulu. Mengasihi orang tua kita, saudara kita, teman2 kita, dan orang-orang disekitar kita lainnya. Bagaimana kita bisa mengasihi pasangan kita, apabila kita tidak pernah bisa mengasihi orangtua kita yang telah merawat kita sejak kita masih kecil? Bagaimana kita bisa peduli pada pasangan kita apabila kita tidak pernah bisa peduli dengan saudara yang terlebih dahulu ada di sekitar kita?

Saya teringat akan seorang sahabat saya yang berkata bahwa Tuhan akan memberikan kita pasangan saat kita telah "siap" dan pasangan yang diberikan pasti seimbang dengan kita.

“TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
(kejadian 2 : 18)

“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”
(2 korintus 6 : 14)

Banyak pertanyaan yang ditujukan kepada saya selama ini, khususnya pada saat momen valentine ini tiba. Mengapa saya masih single di usia saat ini?! Apakah kamu nga kepengen married?! Apakah kamu gay?! (What The Wew !!) dan banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya yang kadang membuat saya tertawa, tetapi terkadang cukup menjengkelkan hehehe. Tetapi apa yang Tuhan bisikan dalam hati saya jauh lebih kuat daripada apa yang dikatakan oleh orang-orang tersebut.

(1)Tuhan masih ingin saya berfokus pada apa yang menjadi kehendak-Nya. Saya masih berperang buat Tuhan saya. Tuhan tahu bahwa saya "masih" belum membutuhkan seorang penolong(pasangan) untuk saat ini.

(2)Tuhan ingin saya meraih mimpi yang telah saya mimpikan selama ini. Yang membuat tidur saya tidak nyenyak karena mimpi-mimpi saya :)

(3)Tuhan ingin saya untuk belajar tentang makna "kasih" itu lebih lagi sebelum saya dipertemukan dengan "tulang rusuk" saya yang hilang itu hehehe

(4)Dan lain-lain. hehe masih banyak hal lainnya yang Tuhan bisik-kan dalam hati saya.


Untuk apa kita bersusah hati pada hari-hari ini? Bangkitlah ! Lakukan yang terbaik yang kamu bisa lakukan dalam hidup ini ! Saat kita mencari Kerajaan-Nya, segala sesuatunya akan ditambahkan kepadamu. Itu yang Tuhan janjikan, just believe it !

Tenanglah dan dengarkan apa yang Tuhan bisik-kan dalam hati anda ! Apabila kita belum bisa mendengarkan suara-Nya, carilah Dia lebih lagi, karena Dia adalah Allah yang mengasihi setiap anak-Nya. Ia akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua. God bless.....Happy valentine's Day !

Minggu, 06 Februari 2011

The Power of Talent




Kemarin malam, saat beribadah di gereja saya, saya mendapati suatu suguhan menarik dari atas mimbar. Gereja kami kedatangan para pelayan Tuhan yang luar biasa, mereka adalah Jason (pencipta lagu "Bapa sentuh hatiku") dan Jose Carol (JPCC). Kesaksian dan khotbah mereka benar-benar membekas dalam hati saya. Tetapi ada satu hal yang menarik yang ingin saya bagikan di blog ini.

Saat jason menyanyikan lagu "Bapa sentuh hatiku", ia mengajak duet seorang anak perempuan (miss K) dari gembala gereja saya yang kira-kira berumur 12-14 tahun (masih SMP). Sekedar info, saya sangat mengagumi setiap orang yang mempunyai suara merdu (karena saya punya suara yang sumbang). Saat miss K menyanyikan lagu tersebut, saya benar-benar terpukau dan kagum akan kemampuannya dalam bernyanyi. Hati saya terasa cenat-cenut dan lidah saya kelu. She's got the talent!

Dalam hidup ini, saat kita melakukan sesuatu yang kita kuasai, maka hasilnya akan luar biasa. Banyak diantara kita ingin menjadi seperti orang lain, melakukan sesuatu yang tidak kita kuasai. Kita seperti berlari diatas tread mill, berlari secepat-cepatnya tetapi kita tetap di tempat yang sama. Kita sering membuang waktu untuk sesuatu yang tidak berarti. Tuhan sudah menciptakan kita sesuai porsi kita masing-masing. Jangan menginginkan porsi orang lain hanya karena kita menginginkannya, karena apa yang kita inginkan belum tentu sesuai dengan keinginan-Nya. Tetapi lakukanlah apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita!

Apabila kita masih tidak mengetahui apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita, maka mendekatlah kepada diri-Nya lebih lagi dan mintalah tuntunan-Nya. Dikatakan di matius 7:7, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.”. Tuhan tidak akan membiarkan kita berjalan tanpa arah, ia akan selalu menuntun kita, selama kita mau mengikuti tuntunan-Nya. Ambil keputusan sekarang juga untuk mengikuti tuntunan-Nya ke suatu jalan yang berkemenangan. Jadilah diri anda sendiri, karena Tuhan punya rencana yang indah dan unik untuk setiap kita! God bless...

Selasa, 25 Januari 2011

Nyanyian si Jangkrik




Suatu hari, seorang dari desa mengunjungi temannya di kota. Bunyi ribut mobil-mobil dan derap orang yang lalu-lalang sangat menganggu orang desa itu.

Kedua orang itu kemudian berjalan-jalan dan tiba-tiba orang desa itu berhenti, menepuk pundak temannya dan berbisik, "Berhentilah sebentar. Apakah kamu mendengar suara yang kudengar?"

Teman kotanya itu menoleh ke arah orang desa itu sambil tersenyum, dan kemudian berkata, "Yang saya dengar hanyalah suara klakson mobil serta suara orang lalu-lalang. Apa yang kau dengar?"

"Ada seekor jangkrik di dekat sini dan saya bisa mendengar suara nyanyiannya."
Teman dari kota itu mendengarkan dengan penuh perhatian, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, "Saya pikir kamu hanya bergurau. Tidak ada jangkrik di sini. Dan seandainya ada, bagaimana orang bisa mendengar suaranya di tengah kebisingan jalan ini? Jadi kamu pikir kamu bisa mendengarkan suara seekor jangkrik?"

Kata orang desa itu, "Ya! Ada satu ekor yang bernyanyi di sekitar sini sekarang." Orang desa itu berjalan ke depan beberapa langkah, lalu berdiri di samping tembok suatu rumah. Di situ ada tanaman yang tumbuh merambat. Orang desa itu memetik beberapa daun, dan di atas daun itulah terdapat seekor jangkrik yang bernyanyi keras sekali.

Teman dari kota itu kini bisa melihat jangkrik itu, dan dia pun mulai bisa mendengar kan suara nyanyiannya. Ketika mereka kembali berjalan-jalan, orang kota itu berkata kepada teman desanya, "Kamu secara alami bisa mendengar lebih baik dari kami."

Orang desa itu tersenyum dan kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata, "Saya tidak setuju dengan pendapatmu. Orang desa tidak bisa mendengar lebih baik daripada orang kota. Sekarang lihat, saya akan memperlihatkannya kepadamu!"

Lalu, orang desa itu mengambil uang logam dan menjatuhkannya di trotoar. Bunyi uang logam itu membuat banyak orang menoleh ke arahnya. Kemudian orang desa itu memungut uang logam itu dan menyimpannya kembali di kantungnya, dan kedua orang itu kembali berjalan-jalan.

Kata orang desa itu, "Tahukah kamu sobat, suara uang logam itu tidak lebih keras daripada nyanyian jangkrik tadi. Meski demikian, banyak orang kota mendengarnya dan menoleh ke arahnya. Di lain pihak, saya adalah satu-satunya orang yang mendengar suara jangkrik itu. Alasannya tentu bukan bahwa orang desa bisa mendengar lebih baik daripada orang kota. Tidak. Alasannya adalah bahwa kita selalu mendengar dengan lebih baik hal-hal yang biasanya kita perhatikan."




Seberapa banyak diantara kita yang dapat mendengar suara Tuhan dan menyadari panggilan Allah dalam hidup kita?

Banyak diantara kita tidak tahu panggilan Allah dalam hidup kita, bukan dikarenakan Tuhan memilih orang-orang tertentu saja, tetapi kita tidak pernah membiasakan diri untuk mendengar suara-Nya. Kita terlalu sibuk dengan studi kita, pekerjaan kita, hobby kita, hiburan-hiburan, dan hal-hal duniawi lainnya. Kita tidak sungguh-sungguh MAU untuk mengetahui panggilan Allah dalam hidup kita.

Saat pertama kali saya memutuskan untuk mengikut Kristus, saya meluangkan banyak waktu saya untuk mengenal-Nya lebih lagi. Saya tidak mengisi waktu luang saya untuk Kristus, tetapi saya meluangkan waktu untuk Dia. Ada perbedaan yang jelas antara mengisi waktu luang dan meluangkan waktu ! Saat kita mengisi waktu luang, itu berarti kita hanya memanfaatkan waktu kosong kita untuk Dia. Tetapi meluangkan waktu, itu berarti kita menciptakan waktu untuk Dia (meskipun sulit).

Apabila kita sering meluangkan waktu untuk Dia (berdoa, memuji-menyembah, baca firman,dll), maka kita dapat mengenali suara-Nya dimanapun kita berada. Apabila kita mengenal siapa Tuhan yang kita sembah, kita dapat mengetahui keinginannya (panggilan) dalam hidup kita. Jangan terlalu banyak alasan saat kita ingin mencapai suatu kehidupan yang berkemenangan. Hanya pecundang-lah yang terus beralasan karena tidak memiliki waktu untuk Dia (sang JURU SELAMAT).

Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you.
Thomas Jefferson

Minggu, 26 Desember 2010

My Christmas




Natal selalu dikaitkan dengan sebuah hadiah. Banyak diantara kita yang menginginkan sebuah kado natal, entah itu dari orang tua kita, teman, saudara, bahkan Tuhan Yesus. Apa yang kalian inginkan pada natal kali ini?



Entah mengapa pada natal kali ini saya sering melihat status facebook teman-teman yang menuliskan status "All i want for christmas is you". Hmm...entah karena musim kawin atau bagaimana, tetapi saya tahu bahwa ternyata "you" yang dimaksud adalah pasangan hidup :) Ehem-ehem....Saya akui bahwa saya juga merasakan status ini dalam hati saya yang paling dalam hehehe



Saya mencoba berpikir dan merenungkan sejenak tentang apa yang saya rasakan ini (pasangan hidup maksudnya). Mengapa Tuhan tidak segera memberi "kado" tersebut secepatnya? Kan saya sudah waktunya Tuhan. Saya juga sudah punya KTP lho Tuhan......hehehe seakan-akan harusnya sudah indah pada waktunya :)



Tetapi setelah saya melewati waktu berpikir tersebut, saya menemukan bahwa kita sering berfokus pada "kado" dari Tuhan dibandingkan sang pemberi "kado" tersebut. Kita bahkan tidak mendapat arti/makna sebenarnya dari natal saat kita hanya menjadikan natal sebagai ajang mendapat hadiah. Mari kita fokus pada sesuatu yang benar.



Bayangkan apabila anda mendapat kado dari "yayang" anda. Hmm....saya rasa apapun kadonya kita bisa tersenyum bahagia bukan? demikian juga dengan natal kali ini, apabila kita berfokus pada sang pemberi, apapun kado yang diberi merupakan hal yang indah. Lalu kapan dong kita dapetin kado yang isinya "someone special"?



Kita tidak akan pernah mendapat kado dari orang yang tidak kita kenal. Karena itu carilah dan kenalilah Tuhan terlebih dahulu, maka segala sesuatunya akan ditambahkan kepadamu (Termasuk si "dia"). hehehe Bagi saya, kapankah saya mendapatkan natal terindah itu? DENGAN IMAN SAYA KATAKAN, NEXT CHRISTMAS ! :) Mungkin Tuhan masih persiapkan kadonya supaya kado itu bisa jadi kado yang membuat Natal anda menjadi ISTIMEWA.....dan percayalah bahwa natal selanjutkan akan selalu menjadi yang terindah dalam hidup kita.



bagi yang sudah punya "ehem2" ya berbahagialah (dan doakan yang belum dapat hehe).....dan yang belum punya, selalu ingat bahwa masih ada Next Christmas :)



Merry Christmas !!

Rabu, 22 Desember 2010

Belajar Sampai Mati




Seekor ulat yang ingin menjadi kupu-kupu yang indah, perlu melalui beberapa proses yang cukup lama dan menyakitkan. Seekor ulat yang lambat harus terus memakan dedaunan, menjadi kepompong, dan kemudian baru dapat menjadi kupu-kupu yang indah. Hal ini sama dengan kehidupan kita. Banyak diantara kita ingin menjadi VIP(Very Importan Person) atau sukses dalam kehidupan, tetapi kita tidak mau melalui proses yang memakan waktu dan sulit tersebut.

Saya pernah membuktikan dengan menanyakan kepada beberapa orang sukses disekitar saya, membaca buku & artikel tentang kisah orang-orang sukses, dan tidak ada satu pun orang sukses yang mendapatkan kesuksesan tersebut dengan mudah ! Semua orang sukses pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya. "Jatuh bangun" merupakan hal biasa dan harus dialami oleh setiap kita untuk menuju hidup yang berkemenangan.

satu hal penting yang membuat kita menjadi lebih baik dari sebelumnya adalah Belajar. Proses belajar sering dianggap remeh oleh banyak orang, bahkan banyak orang tidak menikmati suatu pembelajaran. Tetapi, proses belajar akan menjadi sangat menyenangkan saat anda tahu betapa pentingnya pembelajaran tersebut buat kehidupan anda mendatang dan saat anda menyukai/ menikmati pembelajaran tersebut. Beberapa diantara kita mungkin berpikir, bagaimana dengan sekolah? bukankah itu merupakan hal yang sangat membosankan? Ya sekolah bisa menjadi hal yang sangat membosankan, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa saat kita tahu betapa pentingnya sekolah tersebut, kita masih dapat melakukannya.

Saya mengakui bahwa masa sekolah adalah hal yang membosankan, tetapi saya tahu dan merasa perlu memiliki pendidikan setidaknya hingga SMA. Sekarang, saya mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan saya pada tingkat Universitas. Saya tidak terlalu menikmati pendidikan pada tingkat Universitas karena jurusan yang saya pilih bukan merupakan bidang yang ingin saya tuju. Apakah saya berhenti dan menyerah? TIDAK ! Saya berjanji kepada diri saya sendiri dan kedua orang tua saya, bahwa saya akan menyelesaikan apa yang telah saya mulai.

Selama proses kuliah yang terkesan "membosankan", saya melakukan banyak pembelajaran yang akan menjadi bekal saya di masa mendatang. Saya mengisi beberapa waktu luang saya dengan membaca berbagai macam buku, artikel, dan sebagainya. Bahkan saya seringkali mengingatkan teman saya untuk membaca buku, karena hal ini merupakan investasi masa depan. Tidak sedikit teman saya yang merasa bosan karena saya mengingatkan mereka untuk terus menambah wawasan, khususnya MEMBACA BUKU. Sekarang, saya tidak mau membuang waktu saya hanya sekedar untuk mengingatkan orang-orang yang tidak mau mendengarkan niat baik saya. Biarlah waktu yang membuktikan.

Kemarin, saya baru saja menyelesaikan suatu training presentasi dari Dale Carnegie Training. Training ini merupakan training kedua saya di Dale Carnegie, yang sebelumnya training tentang leadership. Saya menyadari dan melihat dampak yang sangat besar pada diri saya karena pelatihan tersebut. Pelatihan juga merupakan proses pembelajaran yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan kapasitas diri kita. Pelatihan menyadarkan setiap kesalahan yang sering kita perbuat tetapi tidak kita ketahui. Banyak diantara kita merasa bahwa "jam terbang" kita sudah lama dan merasa bahwa kita sudah berpengalaman. Tetapi tahukah anda, bahwa ada 2 tipe orang tentang "jam terbang"? (contohnya dalam hal presentasi/pembicara)

1. Orang yang sudah berpengalaman cukup lama dalam presentasi , tetapi ia tidak menyadari bahwa selama ini ia tidak melakukannya dengan baik.

2. Orang yang belum berpengalaman cukup lama, tetapi ia terus belajar dari kesalahannya dan melakukannya dengan baik di presentasi selanjutnya.

Daro 2 tipe tersebut, manakah yang anda pilih? Ingat bahwa pembelajaran melalui pelatihan juga membantu kita lebih baik lagi.

Jadi, saya harap setiap kita mau terus belajar, selama kita masih hidup. Ingat bahwa apabila anda tidak mau belajar, berarti anda menyadari anda sudah tahu segalanya. Dan itu berarti anda SOMBONG !

Akhir kata, saya ingin mengucapkan terima kasih untuk setiap orang-orang disekitar saya yang telah mengajarkan saya banyak hal dan menjadi inspirasi saya.



Personally I'm always ready to learn, although I do not always like being taught.
Winston Churchill

Jumat, 10 Desember 2010

I'm a Soldier




ya sudah sekian lama saya libur nulis blog karena hari-hari saya yang begitu sibuk dan melelahkan. oke, langsung saja masuk ke pembahasan......(pembahasan?! lol)

Banyak diantara kita sebagai orang kristen mengaku bahwa diri kita adalah laskar Kristus, tetapi sedikit diantara kita yang bertingkah laku layaknya seorang laskar. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, laskar berarti kelompok serdadu/ pasukan. Saya pernah membaca suatu artikel dari seorang mantan tentara. Satu hal yang pasti dan harus dimiliki oleh seorang tentara adalah DISIPLIN. Seorang calon tentara terus "disiksa" dengan hal-hal yang berbau KEDISIPLINAN.

Ada beberapa hal yang harus kita disiplinkan agar kita dapat menjadi seorang laskar yang efektif.
1.Fisik
Kita tidak harus memiliki tubuh jasmani yang sempurna seperti tentara pada umumnya( tinggi badan diatas 175, tubuh kekar, badan tegap, dll). Tetapi kita perlu memiliki tubuh jasmani yang benar-benar sehat. Bagaimana kita bisa memberitakan kebenaran injil apabila kita sakit-sakitan?! Orang kristen sering bermasalah dalam masalah fisik. Fisik sering dianggap remeh dan tidak diutamakan oleh banyak orang kristen. Tidak sedikit orang kristen yang merokok yang merusak tubuhnya sendiri, sehingga hari tua-nya pun tidak dapat dimaksimalkan karena masalah kesehatan. Tahu akan bahaya rokok, tetapi tetap melakukannya? SUNGGUH BODOH ! Bagaimana dengan orang yang menikmati segala jenis makanan sehingga tubuhnya melar kesamping dan terancam akan diabetes, kolesterol, stroke, dsb? Kita juga sering meremehkan hal ini. Kita secara tidak sadar membunuh tubuh kita secara perlahan oleh apa yang kita masukkan ke dalam mulut kita! Bukankah itu juga merupakan pengrusakan bait Allah?

2.Rohani
Rohani-pun juga sesuatu yang harus didisiplinkan. Tidak sedikit orang kristen yang mudah putus asa dalam menghadapi setiap permasalahn hidupnya, kenapa hal ini terjadi? Karena tembok kerohaniannya yang hanya dibangun oleh pasir. Setiap ada "ombak" besar yang melanda kehidupannya, tembok kerohanian yang dibangunnya akan langsung hancur seketika. Itulah penyebabnya banyak orang merasa bahwa ia sudah rajin ke gereja, ikut persekutuan doa, turut dalam pelayanan gereja, dll, tetapi setiap ada permasalahan yang datang, ia begitu frustasi dan mudah putus asa. Karena apa yang ia bangun selama ini hanyalah bongkahan pasir. Kita perlu memiliki sesuatu yang lebih daripada sekedar ke gereja setiap minggunya, pelayanan, persekutuan doa, dsb. Kita harus punya suatu hubungan dengan Kristus sendiri lewat saat teduh setiap harinya. Pengenalan akan Kristus jelas membuat kita lebih kuat dari sebelumnya. Bagaimana kita bisa mengatakan diri kita laskar Kristus, kalau kita tidak mengenal siapa yang kita bela? Saya juga sering menemukan permasalahan dan saya bisa tersenyum dan berkata hohoho thanks God buat kesempatan naik ke level yang lebih tinggi.

Semenjak saya menerima Kristus sebagai Juru Selamat saya, saya punya sesuatu yang baru dalam hidup saya. Saya tahu bahwa saya tidak perlu berjuang untuk mendapat Keselamatan. Tetapi saya merasa perlu berjuang untuk melakukan yang terbaik untuk Seseorang yang telah memberi saya Keselamatan tersebut secara cuma-cuma. Tentu kedisiplinan yang saya lakukan selama ini bukan perkara yang mudah. Saya telah mengorbankan banyak waktu menyenangkan saya untuk sesuatu yang lebih besar. Saya tahu bahwa Tuhan sedang mengajarkan saya untuk DISIPLIN agar saat waktunya tiba, Tuhan bisa "memakai" saya untuk melakukan perkara-perkara yang besar. Bahkan saat nanti waktu saya di dunia telah selesai, saya ingin bahwa saya mati dengan senyuman karena saya telah mengakhiri hidup saya di dunia ini dengan indah. Bagi saya, suatu kehormatan yang besar, kalau saya bisa hidup dan berjuang untuk satu nama yang besar, yaitu KRISTUS.


“I am a soldier, I fight where I am told, and I win where I fight.”